ROCKADVENTURE 2016 BERSAMA MUSIKIMIA

IMG_0482

Bulan April sampai Mei 2016 ini merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh Senyawa terutama di sekitar Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dimulai tanggal 16 April 2016 di Cibinong, Musikimia akan menggelar tour perdananya yang diberi tajuk “Rockadventure 2016” dan dilanjutkan di kota-kota lainnya dengan total 19 kota.

Supermusik.ID sebuah portal berita dan informasi musik bagi pengemar musik distorsi bersama Megapro, akan mempersembahkan Rock Adventure 2016 ini dengan menggandeng Musikimia dan band papan atas lainnya seperti : NTRL, Rocket Rockers, Endank Soekamti, dan Bara Suara.

Konsep Rock Adventure 2016 in collboration with Musikimia ini akan terbagi menjadi 2, yaitu : Meet and greet dan konser musik. Meet and greet akan dikemas dalam bentuk talk show dan accoustic performance, sementara konser musik akan menampilkan kolaborasi Musikimia dengan band rock dengan mengusung konsep PANORAMIC SCREEN yang megah dan baru pertama kali ada di Indonesia. PANORAMIC SCREEN menampilkan layar multimedia digital berukuran besar dan melengkung 180 derajat untuk memberikan efek visual yang nyata di mata penonton.

Lebar panggung 25 meter, akan disesuaikan dengan kondisi venue. Namun khusus untuk di Summarecon Serpong dan Bekasi, karena keterbatasan tempat tidak akan menggunakan Panoramic Screen, dan tidak akan diberlakukan tiket masuk. Dalam Press Conference yang diadakan Selasa siang (12/4) di Hard Rock Cafe Jakarta, Fadly mengatakan bahwa konsep Panoramic Screen ini akan sangat menginspirasi. Tidak hanya membawakan lagu-lagu Musikimia, namun nantinya akan dibawakan juga lagu lainnya dengan total sekitar 15 lagu untuk penampilan konser dengan HTM Rp 30.000.

Penasaran dengan Rock Adventure 2016 ini? Silahkan datang ke lokasi-lokasi ini di kota kalian :

16 APRIL : CIBINONG (KONSER) , Local Heroes : NTRL
20 APRIL : TANGERANG (KONSER) , Local Heroes : Bara Suara
27 APRIL : BEKASI (KONSER) , Local Heroes : NTRL
29 APRIL : PURWAKARTA (MINI KONSER), Local Heroes : Rocket Rockers
30 APRIL : KARAWANG (KONSER) , Local Heroes : Rocket Rockers
3 MEI : CIANJUR (MEET & GREET) , Local Heroes : Rocket Rockers
4 MEI : SUKABUMI (MINI KONSER), Local Heroes : Rocket Rockers
6 MEI : JATIBARANG (MINI KONSER) , Local Heroes : NTRL
7 MEI : CIREBON (KONSER) , Local Heroes : NTRL
10 MEI : GARUT (MEET & GREET) , Local Heroes : Rocket Rockers
11 MEI : TASIKMALAYA (KONSER), Local Heroes : Rocket Rockers
13 MEI : CIMAHI (MEET & GREET), Local Heroes : Rocket Rockers
14 MEI : BANDUNG (KONSER), Local Heroes : Rocket Rockers
17 MEI : SALATIGA (MEET & GREET), Local Heroes : Endank Soekamti
18 MEI : SOLO (KONSER), Local Heroes : Endank Soekamti
24 MEI : KENDAL (MEET & GREET), Local Heroes : Endank Soekamti
25 MEI : SEMARANG (KONSER), Local Heroes : Endank Soekamti
27 MEI : KLATEN (MEET & GREET), Local Heroes : Endank Soekamti
28 MEI : JOGJAKARTA (KONSER), Local Heroes : Endank Soekamti

( by: @Jul2julia )

Album Intersisi Resmi Diluncurkan

Musikimia - Dan Bernyanyilah (from Intersisi) (2015) [iTunes Plus AAC M4A]

1 Februari 2016, merupakan hari bersejarah buat kami. Setelah penantian panjang, akhirnya album terbaru kami “Intersisi” diluncurkan secara resmi bertempat di di Hard Rock Cafe Jakarta . Dimulai dengan rilis single pertama “Dan Bernyanyilah” secara serentak di 150 radio di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2015. Dilanjutkan dengan rilis Video Klip lagu yang sama pada pertengahan Oktober, dan mulai dijual secara utuh album Intersisi pada tanggal 6 Januari 2016 di iTunes dalam beberapa waktu menjadi hot album yang paling banyak di download. Selain di iTunes, album ini juga dapat di download melalui semua layanan digital seperti Deezer, Guvera, Langit Musik, Melon, dan Mix radio.

Berbicara mengenai album Intersisi ini, mungkin banyak yang bertanya kenapa dinamakan seperti itu. Nama Intersisi dimaknai sebagai penyatuan berbagai sisi berbeda dalam satu titik.  Jika negara kita mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika, maka album Intersisi ini bisa kami  sebut “Bhineka Tunggal Musik”. Dari mulai rock, pop, blues, metal, reggae, sampai keroncong, semua ada disini.

Penyatuan musik dengan jenis berbeda ini merupakan hasil kolaborasi dengan 5 Co- producer yang kesemuanya adalah musisi handal di tanah air. Musikimia memilih masing-masing 2 lagu dari setiap Co-Producer, dan inilah kesepuluh lagu tersebut :

  • Co-Produced by Nikita Dompas : Dan Bernyanyilah, Bertahan Untukmu
  • Co-Produced by Gugun (GBS) : Hangus, Meski Kau Tak Ingin
  • Co-Produced by Stevi Item : Hitam Tak Selalu Gelap, Issue
  • Co-Produced by True Megabenz (Eben Burgerkill) : Redam, Pesanku
  • Co-Produced by Bondan Prakoso : Taman Sari Indonesia, Sebebas Alam

HRC2

Setelah proses launching untuk media, di hari yang sama Musikimia melakukan performance untuk Fans setianya di acara I Like Monday, Hard Rock Cafe Jakarta. Tak menyangka, penonton untuk acara ini melebihi yang kita bayangkan. Mungkin mereka sudah tidak sabar ingin menyaksikan lagu-lagu baru ini dimainkan secara live.

HRC Fadly

Lagu Kolam Susu yang merupakan lagu daur ulang dari legenda musik Indonesia “Koes Ploes” dimainkan di awal penampilan mereka, dilanjutkan dengan 2 lagu baru “Hangus” dan “Bertahan Untukmu”. Dilanjutkan dengan lagu Sobat dan Kasih Tak Sampai yang merupakan lagu hits mereka di band Padi, dimana sang vokalis bernyanyi sambil memainkan alat musik tradisional ukulele. 4 lagu terakhir yang dibawakan Musikimia selanjutnya diambil dari album Intersisi dan mini album sebelumnya “Indonesia Adalah” : Sebebas Alam, Redam, Apakah Harus Seperti ini. Ditutup dengan single pertama dari album Intersisi “Dan Bernyanyilah.

HRC Rindra

Ternyata sampai lagu terakhir dibawakan banyak yang tak mau beranjak dari tempatnya, untuk menghargai fans-nya yang setia menanti ini akhirnya dipilih sebuah lagu dari Metallica sebagai bonus, yang langsung membuat Hard Rock Cafe semakin panas. Semua ikut bernyanyi, semua ikut bergoyang.

HRC SS

Di penghujung penampilannya, mewakili teman-temannya Fadly mengucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat dan fans Musikimia yang telah memberikan semangat di saat lemah, disaat bingung mau berbuat apa. Disitu mereka percaya bahwa kekuatan persahabatan, kekuatan fans yang membuat Musikimia percaya diri seperti sekarang ini.

HRC Yoyo

Bagi kami Musikimia, adalah suatu kebahagiaan ketika para pecinta musik memberikan apresiasi atas karya yang kami persembahkan ini. Salam Senyawa!

( Image & words by: @Jul2julia )

Behind The Scene Pembuatan Video Klip “Dan Bernyanyilah”

Vklip5

Setelah mengeluarkan mini album “Indonesia Adalah” di Tahun 2013, mulai 1 Oktober 2015 Senyawa Musikimia sudah bisa mendengarkan single pertama dari album kedua Musikimia  (Full album pertama) yang diberi judul “Intersisi” di seluruh radio di tanah air, menyusul kemudian di iTunes pada keesokan harinya 2 Oktober.

Untuk Lagu “Dan Bernyanyilah” mulai 14 Oktober sudah mulai bisa dilihat Vklip-nya melalui laman VevoMusikmia di Youtube. Proses pembuatan klip sudah dilakukan sejak sebulan lalu, tepatnya 13 September 2015. Shooting dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Vklip2

Video klip yang diproduksi oleh “Ulat Bulu”  dan disutradari oleh Eman Pradipta ini merupakan video klip pertama yang keseluruhan pengambilan gambarnya dilakukan dengan menggunakan Drone. Untuk melakukan pengambilan gambar secara maksimal , dibutuhkan volunteer crowded yang tidak sedikit. Untuk itu Musikimia juga mengundang beberapa komunitas, yaitu; Senyawa Musikimia, Pedal Community Indonesia, JACK CB TMII, untuk ikut berpartisipasi di video klip ini.

Vklip3

Selain itu, pengambilan lokasi di tempat terbuka juga mempermudah  pembuatan klip untuk mengumpulkan massa yang dengan sukarela ikut memeriahkan suasana. Karena setting dibuat sangat natural, dari anak kecil, tua, muda, semua ikut bermain, bernyanyi dan menari serentak nada mengalun. Bahkan beberapa sudah mulai menghafal liriknya setelah beberapa kali diputar.
Vklip4
Pengambilan gambar dimulai dari pagi hingga sore, rehat sejenak di siang hari. Tidak terlihat rasa lelah di wajah personil Musikimia ketika dilakukan pengambilan gambar, karena semua dilakukan dengan senang hati.

Vklip56Tak lupa sang vokalis Fadly mengucapkan terimakasih di sela pengambilan gambar kepada para pengunjung TMII, yang disebut Masyarakat Bersenyawa, atas partisipasinya. Beberapa waktu setelah dirilis, video klip ini lumayan mendapatkan respon poisitf dari Senyawa. Selain merupakan hal baru pengambilan gambar video klip dibuat dengan menggunakan drone, juga Senyawa sangat menikmati suasana natural yang ditampilkan dalam video klip tersebut.
Untuk yang ingin melihat bagaimana serunya pembuatan klip “Dan Bernyanyilah” bisa dilihat disini :

Untuk yang ingin melihat Vklip bisa lihat disini :

Intersisi; Penyatuan Perbedaan Dalam Satu Titik Temu

IMG_5033Seakan  tak ingin menyia-nyiakan tanggal-tanggal bersejarah. Musikimia yang lahir 3 tahun lalu di hari peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2012, kini tepat di Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2015 hadir kembali  dengan rilis single terbaru mereka “Dan Bernyanyilah” non stop selama 15 jam dari jam 07.00 WIB sampai jam 22.00 WIB di 175 radio yang tersebar di seluruh Indonesia . Album yang dinamakan “Intersisi” ini merupakan full album pertama dari Musikimia, setelah sebelumnya mengeluarkan mini album “Indonesia Adalah” di Tahun 2013.

Dipilih nama “Intersisi” sebagai nama album, dimaknai sebagai penyatuan berbagai sisi berbeda dalam satu titik temu (Bhineka Tunggal Ika), album Musikimia mengusung keragaman unsur-unsur musikal mulai dari rock, pop, blues, metal, reggae, sampai dengan keroncong  yang terbalut dengan harmonis. Bahkan potongan melodi etnik Nusantara juga sesekali terdengar.

Sebelum dilakukan pemutaran serentak, Musikimia menggelar acara sesi dengar (hearing session) pada hari Rabu 16 Desember dengan mengundang media dan para pengamat musik terbaik di tanah air, bertempat di CGV Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Full album ini akan menghadirkan beragam musik mulai dari rock, pop, blues, metal, reggae, sampai dengan keroncong. Apalagi ditambah dengan kehadiran para musisi handal sebagai co-producer semakin menambah keragaman. 5 musisi handal terpilih tersebut adalah : Gugun (GBS), Eben (Burgerkill), Bondan Prakoso, Nikita Dompas (Andien & Potret), dan Stevi Item (Deadsquad & Andra and the backbone).

Single pertama “Dan Bernyanyilah” yang dipilih menjadi single pertama di album Intersisi ini  menggandeng “Nikita Dompas” sebagai Co-producer dan mulai diputar tanggal 1 Oktober 2015 di radio-radio di seluruh Indonesia, dan pada tanggal 2 Oktober 2015 sudah dibuka pre-order eksklusif di iTunes dalam format khusus “Mastered For iTunes”. Sedangkan albumnya sendiri baik versi fisik maupun digital akan serentak dirilis pada awal Januari 2016.

“Nyanyikan apa yang kau rasakan. Rasakan apa ygng kau nyanyikan.”

( by: @Jul2julia )

Musikimia Learns To Jazz

Musikimia @ JJF

Jika di Denmark ada sebuah group band yang bernama Michael Learns to Rock, di Indonesia ada “Musikimia Learns to Jazz”. Ya, begitu ucapan Fadly, sang vokalis Musikimia, ketika tampil di sebuah perhelatan Jazz “Java Jazz Festival” yang tahun ini menginjak Tahun ke-10. Meski bukan sebuah group khusus beraliran Jazz, Musikimia mencoba untuk belajar. Meski sebenarnya Jazz bukan merupakan hal yang baru buat mereka, Rindra sang bassis, sebelumnya pernah juga bergabung di sebuah group musik yang beraliran Jazz.

Fadly Musikimia @ Java Jazz

Di acara Java Jazz ini, Musikimia membawakan 8 buah lagu yang sebagian besar terdapat di Album Kecil Musikimia yang sudah di rilis beberapa bulan lalu.

Stephan Musikimia @ Java Jazz

Dibuka dengan lagu “Rayuan Pulau Kelapa”, Musikimia mampu memberi salam pembukaan yang apik untuk penonton yang hadir di Hall A1 Tebs arena Java Jazz Festival yang kali ini masih di gelar di arena JIEXPO Kemayoran. Selanjutnya, Musikimia menggebrak dengan lagu “Ini Dadaku”, “Merdeka Sampai Mati”, dan lagu dari sang musisi legendaris almarhum Benyamin S “Begini Begitu”.

Rindra Musikimia @ Java Jazz

Di lagu selanjutnya, Musikimia berkolaborasi dengan “Kharisma”, anak dari gitaris band “Karimata”,  untuk membawakan sebuah lagu yang berjudul “Skestsa”. Lagu ini merupakan Tribute To Karimata, sebuah band legendaris  beraliran Jazz fusion yang beranggotakan  Candra Darusman (keyboard), Erwin Gutawa (bass), Denny TR (gitar), Aminoto Kosin (keyboard) dan Uce Haryono (drum, yang kemudian digantikan oleh Aldy dan Budhy Haryono).

Musikimia feat Kharisma

Selain membawakan lagu-lagu dari album kecil-nya, Musikimia juga membawakan sebuah lagu dari band Padi yang sudah di aransemen ulang berjudul “Tempat Terakhir”. Dilanjutkan dengan single pertama Musikimia yang berjudul “Apakah Harus Seperti Ini”, yang mampu membuat pengunjung untuk bernyanyi bersama.

Yoyo Musikimia @ Java Jazz

Di penghujung penampilannya, Musikimia membawakan sebuah lagu dari musisi legendaris Koes plus “Kolam Susu”. Terimakasih untuk Java Jazz yang sudah mengundang Musikimia untuk tampil di acara ini. Musikimia berharap, festival ini akan terus digelar, hingga kemudian bisa menjadi tontonan musik bermutu untuk generasi penerus, anak-anak mereka kelak.

( Image & words by: @Jul2julia )

Senandung Untuk Negeri : Charity Untuk Manado

Hari Rabu, 5 Februari 2014, bertempat di Hard Rock Cafe Jakarta diadakan Konser Koin “Senandung Untuk Negeri” Charity untuk Manado. Banyak musisi ikut berpartisipasi di acara tersebut, salah satunya MUSIKIMIA. Ini foto-foto perform MUSIKIMIA di acara penggalangan dana tersebut, membawakan 2 buah lagu : Apakah Harus Seperti Ini dan Kolam Susu.
Dari yang sedikit kami bisa lakukan ini, Kami berharap semoga Manado bisa lekas bangkit dari bencana banjir bandang tempo hari yang meluluhlantakkan segalanya. Tetap Semangat!
Salam Senyawa.
Musikimia KonserKoin1
Perform Musikimia
Opa2
SS
Rindra
Yoyo
( Image & words by: @Jul2julia )

 

MUSIKIMIA : Membangun Indonesia Positif lewat Album Kecil

Instagram1edit

Bertempat di gedung Sony Music Indonesia, tanggal 2 Desember 2013 akhirnya MUSIKIMIA meluncurkan album perdana-nya yang diberi judul “Indonesia Adalah”. Album ini masih merupakan Album Kecil yang berisi 5 lagu, yang akan menjadi jembatan untuk Full Album selanjutnya di tahun depan. CD album ini akan dirilis bersamaan dengan DVD perjalanan satu tahun Musikimia.

Acara yang dimulai sore itu, diawali dengan penampilan Musikimia dengan membawakan 2 buah lagu secara Medley “Tanah Airku” dan “Kolam Susu”. Dilanjutkan dengan bincang-bincang mengenai materi album Musikimia.

Ketika sebagian orang sudah bersifat apatis terhadap kondisi tanah air, masih ada sebagian anak muda yang konsisten menyuarakan kecintaannya pada tanah air. Mereka adalah : MUSIKIMIA. Dengan meluncurkan album yang diberi nama “Indonesia Adalah” ini mereka memiliki deskripsi masing-masing tentang makna “Indonesia Adalah”.

Menurut Yoyo’ (Drummer) Indonesia adalah kampung yang membesarkannya, dan sangat cinta dengan negara Indonesia ini. Indonesia adalah kampung yang indah, yang patut untuk dibela. Semangat Musikimia adalah cinta tanah air. Dari Sabang dampai Merauke sudah disambangi, dan sadar negara kita adalah negara yang kaya raya dengan banyak budaya. Sebenarnya Indonesia bisa menjadi negara paling kaya di dunia, dan lewat album kecil ini Musikimia ingin memberikan semangat. Dulu pahlawan berjuang merebut kemerdakaan, di era sekarang generasi muda berjuang dengan berkarya .

Menurut Rindra (Bassist) Indonesia adalah negara super power, kalau kita selalu berfikir positif dan tidak menyerah dgn keadaan. Lakukan apa yang kita bisa buat negara kita tercinta ini.

Menurut Fadly (Vocal) Indonesia adalah Atlantis yg hilang, dan Indonesia adalah bangsa yang mempunyai peradaban besar. Dan menurut Stephan (Gitaris) Indonesia adalah banyak hal-hal positif yang selama ini terlupakan. Kita sering mengangkat hal-hal yang negatif dari Indonesia.Sudah saatnya mulai saat ini kita mengangkat sisi-sisi positif dari Indonesia.

***

Untuk video klip “Kolam Susu” yang dirilis belum lama ini, Musikimia bersenyawa dengan anak negeri yang bangga dan cinta kepada Indonesia yaitu “Instanusantara”, yang merupakan sebuah akun di Instagram yang mengangkat foto-foto bertemakan nusantara.

Musikimia Instanusantara

Berbicara mengenai album kecil Indonesia, meskipun hanya terdiri dari 5 lagu namun sudah banyak bercerita :

Lagu “Ini Dadaku” terinspirasi dari pidato Bung Karno. Lagu ini bertujuan untuk menantang dan menyemangati anak bangsa untuk untuk menunjukkan pada dunia bahwa kita Bangsa Indonesia bukan bangsa yang lemah. Juga sebagai generasi penerus mengingatkan kita untuk tidak melupakan sejarah.

Lagu “Apakah Harus Seperti Ini” mengingatkan kita untuk saling meghargai, menyampaikan sesuatu dengan solusi terbaik. Lagu ini merupakan single pertama yang dirilis, dan sudah dibuat video klip-nya yang diambil di lokasi negeri tirai bambu, China.

Lagu “Kolam Susu” ini adalah lagu lama yang diaransemen ulang, dan Musikimia sudah menemui pencipta lagu ini yaitu musisi legendaris Yok Koeswoyo. Lagu ini menggambarkan keindahan alam Indonesia dengan segala kemajemukannya.

Lagu “Merdeka Sampai Mati” mengingatkan kita akan sebuah perjuangan, untuk tidak boleh menyerah dengan keadaan. Berjuang meraih apa yang diinginkan. Dalam lagu ini terdapat puisi dari Widji Thukul, penyair yang hilang di masa orde baru , berjudul “Sajak Suara”dan “Peringatan”.

Lagu “Tanah Airku” merupakan lagu karya Ibu Sud yang bercerita tentang kampung halaman. Musikimia menyelipkan beberapa melodi dari berbagai daerah seperti Dayak (pentatonik), Jawa (Pelog), dan Sulawesi (Mixolydian). Dan di lagu ini, kembali mereka menyelipkan sebuah puisi yang kali ini diambil dari hasil temuan di internet. Setelah ditelusuri, puisi tersebut adalah hasil ciptaan seorang siswa yang berasal dari Cirebon bernama “Haris Rahmat Nugraha”.

***

Di Album Kecil “Indonesia Adalah” ini, Musikimia mencoba untuk menyebarkan energi positif untuk anak bangsa. Mereka berharap bisa memberikan edukasi pada masyarakat luas melalui musik, sekaligus memberikan hiburan pada masyarakat dengan lagu-lagu indah.

Sangat Indonesia terlihat juga pada cover album Musikimia yang dirancang oleh Senyawa (sebutan untuk fans Musikimia) yang juga backing vocal Musikimia “Izzy” yang menggambarkan pulau Indonesia yang terbuat dari batik. Bukan hanya kali ini Musikimia melibatkan Senyawa, untuk DVD satu tahun perjalanan Musikimia juga melibatkan Senyawa untuk berpartisipasi dalam pengisian materi-nya.

Indonesia Adalah

Mengakhiri acara launching albumnya, Musikimia tampil kembali di hadapan rekan-rekan media membawakan 3 buah lagu berturut-turut yang berjudul : Merdeka Sampai Mati, Ini Dadaku, dan Apakah Harus Seperti Ini.

Penasaran dengan CD dan DVD-nya? Silahkan tunggu di toko-toko musik dalam waktu yang tidak begitu lama. Atau bisa juga di download secara resmi di iTunes Indonesia.

Instagram2edit

( Image & words by: @Jul2julia )

Genfest 2013

Musikimia2

Sabtu, 26 Oktober lalu digelar acara #Genfest2013 yang merupakan perhelatan Musiknya Radio Gen FM. Acara yang diadakan di Tennis Indoor Senayan ini menghadirkan musisi-musisi terbaik yang ada di tanah Air. MUSIKIMIA adalah salah satu dari sekian banyak pengisi acara lainnya yaitu diantaranya: Sheila on 7, NOAH, Raisa, Kahitna, Kotak, J-rocks, Yovie Nuno, Sammy Simorangkir, Bondan Prakoso and Fade 2 Black, Maliq and d’Essential, dll.

Musikimia6

Tampil di arena outdoor Stage-2, MUSIKIMIA dijadwalkan tampil  sekitar pukul 16.40 – 17.10 WIB. Tidak begitu lama dari waktu yang dijadwalkan, akhirnya sang vokalis Fadly tampil keatas panggung  mengenakan ikat kepala khas-nya yang akhir-akhir ini sering dipakai bersama dengan Rinda (Bassis), Stephan (Gitar) dan Yoyo (Drummer) dibantu oleh backing vocal yang selama ini setia menemani kemanapun MUSIKIMIA manggung yaitu Izzy.

Musikimia3

Lagu pertama yang mereka nyanyikan adalah “Ini Dadaku” langsung mengguncang Senyawa yang sudah hadir sejak dari siang untuk menyaksikan penampilan Musikimia. Tidak hanya dari dalam kota Jakarta, namun ada juga yang datang dari luar kota.

Musikimia4

Selanjutnya, berturut-turut lagu yang dinyanyikan  adalah : Apakah Harus Seperti Ini, Tempat Terakhir, Tanah Airku, dan Kolam Susu.  Ketika single lagu “Apakah Harus Seperti Ini” dinyanyikan, seluruh Sobat Gen dan Senyawa yang turut menyaksikan penampilan sore itu di atas panggung ikut koor bernyanyi bersama menyanyikan lagu tersebut.

Musikimia7

Di atas panggung, Fadly mengucapkan terimakasih untuk semua yang sudah hadir menyaksikan penampilan MUSIKIMIA dan mau sabar menunggu rilis CD album yang jadwalnya kembali mundur sekitar bulan depan. Namun, untuk lagunya sendiri sudah bisa di download secara  resmi di iTunes. Album yang diberi judul “Indonesia Adalah” ini terdiri dari 5 lagu : Ini Dadaku, Apakah Harus Seperti Ini, Kolam Susu, Merdeka Sampai Mati, dan Tanah Airku.

( Image & words by: @Jul2julia )

Bersenyawa Bersama Sarah Sechan

Musikimia Bersama Sarah Sechan

Siapa tak kenal dengan Sarah Sechan? Sekarang, Sarah Sechan  aktif menjadi pemandu sebuah acara talk show di NET Tv dengan judul acara sama dengan namanya “Sarah Sechan”. Malam kemarin, Musikimia melakukan rekaman untuk acara tersebut. Bertempat di studio NET Tv di East Building, Kuningan, Jakarta Pusat.

Suasana taping Musikimia di NET Tv

Di acara talkshow tersebut, selain bincang-bincang santai, Musikimia juga membawakan sebuah lagu Koes Plus secara akustik yang berjudul “Kolam Susu”. Di awal acara, Sarah mengatakan kalau band yang satu ini membawa ingatannya kembali  ke masa lalu. Seperti kita ketahui, band Musikimia ini, tiga personilnya berasal dari band Padi.

Musikimia

Kalau selama ini mungkin Senyawa hanya melihat penampilan personil Musikimia bermain musik, kali ini mereka akan terlihat tampil santai berbincang dan bercanda dengan Sarah. Bukan Sarah namanya kalau tidak bisa menggiring bintang tamu dan penonton untuk ikut larut dalam candaannya.

Musikimia tampil di Hot Seat

Apalagi saat personil dipaksa untuk duduk di “Hot Seat” dan diberi pertanyaan yang tak terduga oleh Sarah. Ingin tahu kenapa Fadly dipanggil “Opa”? Atau rahasia dibalik kalem-nya Rindra ketika bermain Bass, juga Stephan dibalik cabikan gitar-nya, atau Yoyo yang ternyata menyimpan sifat “keibuan” di balik garangnya bermain Drum? Tunggu saja kehadiran Musikimia di acara Sarah Sechan di NET Tv.

Musikimia tampil akustik di Sarah Sechan Talk Show

(  image & words by: @Jul2julia )